Hutan menyerap sepertiga emisi bahan bakar fosil

Teknisis CSIRO sedang memonitor emisi hutan (foto: CSIRO)
Sebuah penelitian yang dilakukan ilmuwan CSIRO mengungkapkan hutan yang ada saat ini hanya sanggup menyerap sepertiga emisi bahan bakar fosil global. Jumlah emisi yang dapat diserap seluruh hutan yang ada dibumi sebesar 2.4 milyar ton CO2 per tahun. Hasil penelitian ini diterbitkan dalam Journal Science.
Tim mengklaim penelitian ini merupakan yang paling komprehensiv dan akurat mengenai penyerapan karbon oleh seluruh jenis hutan secara global. “Ini merupkan terobosan yang tepat, sekarang kita dapat dengan jelas menujukkan dampak perubahan lanskap hutan terhadap pelepasan dan penyerapan karbondioksida di atmosfer,” kata Dr. Pep Cabadell salah seorang tim peneliti dalam siaran pres yang dilansirnya.
Dari hasil tersebut, ilmuwan bisa memastikan bahwa deforestasi bertanggung jawab melepaskan 2,9 milyar karbon per tahun. Menurut Dr Canadell, emisi deforestasi ini jauh lebih besar dibanding yang diperkirakan sebelumnya.
Canadell menyarankan untuk menyerap karbon lebih banyak, deforestasi hutan tropis harus dicegah. Karena hutan tropis mempunyai fungsi yang sangat besar dalam menyimpan karbon. “Kami memperkirakan penanaman kembali hutan tropis akan menghapus rata-rata 1,6 milyar ton karbon pertahun,” ujarnya.
Sayangnya beberapa negara masih belum serius memperbaiki hutan meskipun sudah ada skema REDD.